Kamis, 28 Oktober 2010

Jaya Hartono: Kemampuan Tim Divisi Utama Sepadan

PT Liga Indonesia (PT LI) sudah mengumumkan pembagian grup kompetisi Divisi Utama musim 2010/11 yang akan dimulai pada 15 November mendatang. Terdapat 39 klub yang dibagi menjadi tiga wilayah. Persik Kediri berada di grup 2 yang akan bertanding dengan empat tim luar Jawa. Keempatnya akan menjadi rival Macan Putih, sebutan Persik.


Empat tim itu adalah Perselmara Tual (Maluku Tenggara), Mitra Kukar (Kalimantan Timur), Persiram Raja Ampat dan Perseman Manokwari yang terletak di Papua Barat.

"Saya rasa, kalau bisa memilih ya jangan terlalu jauh. Kalau di wilayah tengah ya di tengah saja," kata Pelatih Persik Kediri Jaya Hartono kepada GOAL.com Indonesia, Selasa (26/10)

Masih kata mantan pelatih Persib Bandung itu, kalau harus bertandang ke wilayah yang jauh, yang ditakutkan adalah kondisi pemainnya.

"Kalau kita bolak-balik ke Irian. Kita takutnya kondisi pemain. Karena faktor perjalanan yang jauh ini dapat menganggu kondisi pemain. Bayangkan, dalam perjalanan saya sudah 10 jam. Tentu bisa membuat mereka kelelahan di jalan," keluh Jaya

Tim-tim lainnya yang satu grup dengan Persik adalah, Persikota Tangerang, PSIS Semarang, PSCS Cilacap, PPSM Magelang, PSIM Yogyakarta, Persis Solo, dan Gresik United

Ditanya tim yang dianggap paling tangguh dari ke-39 klub tersebut, Jaya melihat seluruh klub memiliki kemampuan yang rata-rata. Jadi, ia tidak akan khawatir dengan tim-tim yang akan dihadapinya nanti

"Kalau ada pemain Superliga yang masuk ke tim. Usianya pasti sudah menurun. Jadi, kesiapan ini merata. Tidak ada tim yang lebih menonjol dari tim lainnya," pungkas Jaya.

[sumber: goal.com]
Lanjut membaca “Jaya Hartono: Kemampuan Tim Divisi Utama Sepadan”  »»

Persik Sulit Cari Lawan Uji Tanding

Pelatih Persik Kediri Jaya Hartono mengaku kesulitan dalam meminang tim lain yang mempunyai kualitas untuk melakukan laga uji coba. Akomodasi dan kesiapan lawan menjadi halangan.

"Sebenarnya ke Jawa Tengah. Tetapi sampai sekarang belum jadi. Seperti di Jogya itu siap dengan akomodasi. Sleman itu penuh dan Bantul mau, tapi tidak ada akomodasi. Kalau hanya ada satum, ya kita rugi," kata Jaya Hartono kepada GOAL.com Indonesia, Selasa (26/10)

Padahal untuk persiapan menghadapi Divisi Utama yang dimulai 15 November mendatang, kata Jaya, Macan Putih, sebutan Persik setidaknya harus menjalani enam kali uji coba.

"Kami sudah empat kali menggelar uji coba melawan klub lokal. Namun, seharusnya kita harus mencari lawan yang selevel. Jadi, kita harus keluar," tandas pelatih yang sempat membawa Persik juara tahun 2003 lalu itu.

Empat tim yang bertemu Persik dalam laga persahabatan sebelumnya adalah tim level bawah. Yakni, Kediri Selection, PSID Jombang, Persedikab Kediri dan Persenga Nganjuk yang kini mengikuti kompetisi Divisi III PSSI

Jaya mengaku, uji tanding ke luar memang sangat diperlukan Persik. Mengingat, kemampuan anak asuhnya masih perlu pembenahan. Utamanya adalah segi mental dan komunikasi yang masih lemah.

[sumber: goal.com]
Lanjut membaca “Persik Sulit Cari Lawan Uji Tanding”  »»

Tim Kalah Terus, Boromania Kehabisan Akal

Kekalahan menyakitkan kembali diterima Persibo Bojonegoro. Kali ini, kalah 1-0 atas tamunya Persipura Jayapura.


Bermain sebagai tuan rumah di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, membuat Persibo Bojonegoro sempat mendominasi permainan. Tetapi, permainan apik Victor Da Silva dan kawan-kawan harus sirna menjelang akhir babak kedua. Sebab, aksi Boas Solossa membuyarkan satu poin yang sudah di depan mata.

Hal itulah yang membuat para suporter Laskar Angling Dharma yang jauh-jauh harus datang ke kandang Persik Kediri tersebut, hanya untuk menyaksikan tim kesayangannya bermain.

"Kami sudah tidak bisa berkata lagi. Ada apa semua ini," kata Presiden Boromania, M Basar, menceritakan kepada GOAL.com Indonesia, Rabu (27/10).

Basar mengaku sudah pasrah dengan keadaan yang dialami oleh tim kebanggaanya itu. Karena, jauh-jauh hari pihaknya sudah mendesak agar persiapan dimatangkan, tetapi semuanya tidak jelas.

"Para pemain yang didatangkan juga sampai sekarang ini belum menunjukkan kapasitasnya, khususnya pemain asing," terangnya.

Oleh karena itu, pihaknya meminta manajemen Persibo melihat kondisi tersebut dan segera merenungkannya. Karena, jangan sampai tim yang pada musim lalu sebagai jawara Divisi Utama tersebut numpang lewat dan menjadi penghuni dasar klasmen Superliga 2010/11.

"Kami ingin Persibo memenangkan pertandingan demi pertandingan," jelasnya.

Tidak seperti saat ini, pada laga kandang usiran, Persibo sering kalah dan hanya meraih dua kali hasil seri. Yakni melawan Persiba Balikpapan dan Persiwa Wamena.

"Jika dibilang, kami sudah kehabisan akal memberikan dukungan. Jauh-jauh datang ke Kediri, selalu dilakukan oleh suporter untuk memberikan dukungan kepada tim kebanggaan."

[sumber: goal.com]
Lanjut membaca “Tim Kalah Terus, Boromania Kehabisan Akal”  »»

Sabtu, 23 Oktober 2010

Ribuan Boromania ke Kediri

Ribuan suporter Persibo Bojonegoro, yang tergabung dalam Boromania menyerbu Kediri, untuk memberikan dukungan kepada tim kesayangannya dalam laga lanjutan SLI melawan Persiwa, Wamena di Stadion Brawijaya, Kediri, Minggu.

"Kami berangkat dengan mempergunakan 20 bus, belum termasuk kendaraan lainnya yang berangkat ke Kediri baik kendaraan pribadi dan kendaraan umum," kata Presiden Boromania, Basar, Minggu.

Seluruh suporter "skuad" Angling Dharma tersebut, berkumpul dan dijadwalkan berangkat dari Stadion Letjen H Soedirman, sekitar pukul 09.00 WIB ini.

Ia menyebutkan, suporter Persibo yang tercatat maupun yang berangkat sendiri, diperkirakan mencapai 3.000 orang lebih. Menurut Basar, dengan berangkat ke Kediri lebih pagi, bisa memberikan kesempatan kepada para suporter untuk beristirahat.

"Kami berangkat dengan dukungan penuh, sebab sebelum ini kami benar-benar tidak habis mengerti, dalam empat kali pertandingan sebelumnya Persibo belum memperoleh poin," katanya.

Dengan demikian, lanjutnya, dalam laga melawan tim asal Papua tersebut, para suporter akan memberikan dukungan secara penuh kepada Tim Persibo. Diharapkan, dalam laga itu, semua pemain Persibo yang diturunkan, bisa bermain maksimal, agar bisa meraih poin penuh.

"Kami datang untuk melihat tim kami menang," katanya menegaskan.

Dia mengatakan, pihaknya akan ikut menjaga keamanan selama laga berlangsung, termasuk selama suporter berada di Kediri. Semua suporter yang tergabung dalam Boromania sudah mendapatkan pesan, agar memberikan dukungan dengan wajar, tidak dengan cara anarkis.

[sumber: http://www.bolaindo.com/?page=berita⊂=detail&id=13224]
Lanjut membaca “Ribuan Boromania ke Kediri”  »»

PERSIKMANIA INDONESIA ©Template Ungu Ungu Persikmania.

TOPO